Jumat, 30 November 2012

my life (◦ “̮ ◦)



there past that gave me a lot of lessons in the future and there is a future that will lead me to better

hujan di sore ini



Dia hadir di hari – hariku,  di saat aku membutuhkannya untuk bisa bangkit melawan hari – hari yang begitu kelam
sama seperti  tetesan air hujan yang turun di sore hari ini
membasahi tanaman tepat di saat tanaman sangat membutuhkannya untuk menstabilkan metabolismenya agar segar kembali
Bagaimana aku tidak menyukai  saat – saat seperti ini?
Bahkan mungkin aku tidak akan pernah melupakan hujan di sore ini...
Aku menyukai sore hari serta setiap hujan yang hadir saat itu
Menandakan bahwa dia kembali hadir menyegarkan tanaman itu yaitu aku
Di sore ini hujan turun, tapi ini bukan seperti sore dan hujan yang biasanya
Aku benar – benar tidak menginginkan suasana ini
Dia datang seperti rintik – rintik hujan yang begitu besar 
Yang malah membawa bencana besar bagi tanam – tanaman
Saat itu dia hadir dan membawa semua kenangan itu
Apakah aku masih pantas menyukai dan bahkan merindukan saat – saat hujan di sore ini?
aku begitu membenci setiap rintik – rintik hujan itu....

salahkah jika aku membenci hujan di sore ini yang sepertinya ingin mengulang setiap ingatanku kembali kala itu??




Kamis, 29 November 2012

Di balik masa lalu

Alarm itu kembali berdering, yaa.. sama seperti pagi sebelumnya, benda yang seakan memaksaku untuk bangun dan menyambut setiap pagi yang tak ikngin dilewatkan...
Entah kenapa pagi ini tidak seperti pagi sebelumnya...
Aku terbangun dengan senyum lepas yang entah kenapa jarang sekali ku rasakan..
sesegera mungkin ku buka jendela kamarku...
“hhmm, mungkin karena tidak diawali dengan mendung seperti pagi sebelumnya”
mentari pagi pun seakan – akan membalas senyuman yang sangat tulus itu
“oh Tuhan... betapa aku baru menyadari indahnya setiap mentari yang menyambutku setiap pagi”
Senyum itu semakin lepas saat aku masih mendengar alunan lagu itu,
ya.. lagu yang  tak pernah ada habis – habisnya untuk  ku dengar...
rasa bahagia yang sangat sederhana, hanya ada aku, mentari dan alunan lagu yang sangat indah...
 sinar mentari pagi dan lagu itu seakan akan menjelma menggantikan  senyum  tulus sosok makhluk yang luar biasa itu...
senyuman tulus itu yang sekian lamanya hilang, seolah - olah waktu menjadi pahlawan di pagi hari dan datang memberi jawaban dari setiap resah yang sepanjang hari yang aku sendiri tidak mampu menjawabnya..
dan pagi ini aku masih mengingatnya, masa lalu yang seakan – akan tak ingin dilupakan begitu saja...
senyum tulus masa lalu yang seakan tidak rela dilupakan secepat itu,
dan semudah ini waktu mengingatkanku kembali terseret pada bayang – bayang masa lalu...
BERSAMBUNG.....